DPT Sultra Meningkat 57 Ribu, Bawaslu Bakal Kroscek Kebenaranya


" Foto bersama KPU dan Bawaslu Sultra, serta Parpol usai penetapan pleno DPT Sultra, di Salah Satu Hotel Kendari, Jumat (31/8/2018) "

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 dalam rapat pleno terbuka di Salah Satu Hotel Kendari, Jumat (31/8/2018).

Dari 17 kabupaten/kota di Sultra total DPT sebanyak 1.685.377 orang. Angka tersebut mengalami peningkatan 57.057 dibanding dengan DPT pada Pilgub kemarin berjumlah 1.628.320.

Kenaikan siginifikan tersebut ditanggapi lansung oleh, Komisioner Bawaslu Sultra, Munsir Salam, menurutnya pelonjakan DPT sangat signifikan, ini hal yang tidak masuk akal dan perlu dikroscek kebenaranya.

Pasalnya waktu pelaksanaan pleno DPT Pilgub dan Pemilu 2019 selisih waktunya hanya berselang lima bulan. Jika melihat angka pertumbuhan penduduk Sultra berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra tiap lima bulan, penduduk Sultra bertumbuh hanya di angka 2,5 persen. Artinya, pertumbuhan pemilih di Sultra melampaui pertumbuhan penduduk.

“Oleh karena itu untuk mengantisipasi kecurangan pada Pemilu, Bawaslu segera selidiki kebenaran data tersebut. Kendatipun data tersebut valid dilaporkan masing-masing KPU Kab/Kota. Kita harus lihat apa ada memang pertumbuhan penduduk yang menyebabkan bertambahnya jumlah pemilih,” ujar Munsir Salam usai penetapan Pleno DPT.

Munsir menjelaskan, ada dua penyebab yang mengakibatkan jumlah DPT dalam jangka waktu tiga bulan naik drastis.
Pertama, memang ada pertambahan penduduk yang dominan di Sultra dalam tenggang waktu itu. Kedua, proses pengadministrasian yang dilakukan KPU yang tidak profesional.


Share Berita

Link Terkait